Cara Iklan di Google Ads Bagi Pemula

Sebelum mengetahui bagaimana cara iklan di google ads, ada baiknya ketahui terlebih dahulu pengertian iklan dan google ads. Iklan adalah informasi tentang pemasaran barang atau jasa melalui media cetak, audio, maupun elektronik. Barang atau jasa tersebut dibuat oleh produsen yang bertujuan agar masyarakat tertarik untuk membeli barang atau jasa yang ditawarkan.

Sedangkan pengertian google ads sendiri adalah aplikasi yang dibuat dari google yang bergerak di bidang periklanan. Aplikasi ini adalah salah satu cara masyarakat dalam memasarkan barang dan jasa yang ditawarkan. Namun, sebelumnya harus mempunyai akun untuk menikmati fitur yang ada di aplikasi google ads.

Cara iklan di google ads bisa terbilang mudah bagi yang sudah mengetahui caranya. Namun bagi pemula masih terbilang susah karena belum terlalu lincah dalam membuat iklan di aplikasi google ads. Maka dari itu membutuhkan bantuan orang lain maupun tanpa bantuan dengan mencari informasi di google. Berikut ini cara iklan di google ads bagi pemula yang ingin membuat iklan produknya.

1. Mendaftar atau Membuat Akun

Bagi pemula yang belum mempunyai akun di google ads harus membuat akun terlebih dahulu. Akun merupakan data diri pengguna dalam dunia maya. Cara mendapatkan akun adalah mengisi data diri yang telah disediakan untuk mendapatkan alamat email dan kata sandi (password). Kemudian masukkan alamat email dan kata sandi untuk sign in.

2. Menentukan Anggaran Harian

Jika sudah sign ini di aplikasi google ads, kemudian akan muncul beberapa kolom untuk diisi. Kolom pertama adalah putuskan jumlah yang akan dibelanjakan atau menentukan anggaran harian. Dalam menentukan anggaran harian, pemilik akun bebas memasukkan berapa nominal yang diinginkan. Nominal tersebut bisa diubah di hari berikutnya jika merasa kurang atau lebih.

3. Memilih Target Pemirsa

Kolom kedua adalah pilih pemirsa target. Cara memilih target pemirsa adalah berdasarkan wilayah yang dipilih. Pengguna akan memilih wilayah yang di inginkan. Sehingga masyarakat yang ada di wilayah tersebut bisa melihat iklan yang diupload dengan cara mengetik kata kunci yang cocok. Selain itu, bisa juga mengecualikan wilayah yang tidak dapat melihat iklan di posting.

4. Pilih Jaringan Iklan

Dalam memilih jaringan iklan, tersedia dua pilihan yaitu jaringan penelusuran dan display network. Pengguna disarankan memilih jaringan penelusuran karena semua pengguna google bisa menelusuri iklan yang diupload. Dan tidak disarankan memilih display network karena tidak efektif dalam menjangkau pemirsa yang tepat. Selain itu, biaya iklan akan berkurang dan tidak mubazir.

5. Memilih Kata Kunci dan Menentukan Bidding

Memilih kata kunci yang sesuai dengan bisnis iklan yang ditawarkan. Selain itu, harus spesifik agar mudah ditemukan. Sedangkan dalam menentukan bidding yang ada di kolom ketiga yaitu tetapkan tawaran ada dua cara. Pertama, memberikan kepercayaan kepada google dalam menentukan harga per klik. Kedua, pengguna yang mengisi sendiri berapa nominal yang akan dibayarkan per klik.

6. Membuat Iklan dan Pembayaran

Kolom keempat atau kolom terakhir adalah membuat iklan. Yang terdiri dari halaman landing (home), judul 1 sebagai penentu, judul 2 sebagai tambahan. Dan yang terakhir deskripsi yang berfungsi sebagai detail tentang produk, jasa, atau bisnis yang diiklankan. Sedangkan pembayaran terdiri dari negara dan zona waktu, info pelanggan, cara pembayaran, metode pembayaran, dan centang persetujuan.

Itulah cara iklan di google ads bagi pemula yang ingin membuat iklan terhadap barang atau jasa yang ditawarkan kepada masyarakat. Pemula bisa mengikuti panduan yang dipaparkan. Caranya juga sangat mudah dan tidak memakan waktu yang banyak untuk membuat akun. Sehingga pengguna tidak bingung.

Marketing Plan adalah Strategi Penting dalam Bisnis

Bagi seorang pebisnis istilah rencana pemasaran atau marketing plan adalah hal yang tidak asing. Dalam dunia bisnis, marketing plan merupakan salah satu kunci keberhasilan dan kelancaran bisnis yang dijalankan. Jadi apa sebenarnya yang dimaksud dengan marketing plan ini dan bagaimana bisa sangat mempengaruhi bisnis? Coba simak uraian informasi mengenai marketing plan di bawah ini.

Pengertian Marketing Plan

Rencana pemasaran atau marketing plan adalah salah satu bagian dari proses manajemen yang berupa perencanaan strategi agar tujuan pemasaran dapat tercapai sesuai target yang ditentukan. Tujuan dari perencanaan strategi pemasaran ini tentu saja agar bisnis yang dijalankan dapat memperoleh keuntungan yang besar.

Perusahaan harus membuat marketing plan yang strategis dan tepat sasaran agar keuntungan dapat diperoleh serta sumberdaya digunakan secara tepat guna. Marketing plan memiliki beberapa tujuan antara lain memperoleh informasi mengenai kondisi pasar dan juga kompetitor. Selain itu juga dapat menjalin hubungan baik dan saling menguntungkan dengan berbagai organisasi lain.

Cara Membuat Marketing Plan

Berdasarkan penjelasan mengenai marketing plan diatas pasti menimbulkan pertanyaan bagaimana cara membuat marketing plan yang baik. Dalam hal ini marketing plan harus dibuat dengan seefektif dan seefisien mungkin agar berjalan tepat sasaran tanpa menyia-nyiakan sumber daya yang ada. Berikut beberapa langkah yang dapat ditempuh dalam pembuatan marketing plan.

1. Melakukan Analisis SWOT

Analisis situasi dengan teknik analisis SWOT merupakan hal mendasar yang harus dilakukan dengan tujuan mengenal kondisi. Bagi yang belum tahu SWOT merupakan sebuah singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats atau diartikan dengan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Dengan menggunakan teknik analisis SWOT, perusahaan dapat memperoleh informasi mengenai peluang serta hal-hal yang dapat menjadi ancaman bagi perusahaan. Selain itu dapat mengetahui cara mengatasi kesulitan yang akan dihadapi dengan lebih dahulu mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki.

2. Menentukan Sasaran

Setelah situasi dan kondisi dilakukan dengan teknik analisis SWOT, langkah selanjutnya adalah menentukan sasaran atau target pemasaran. Penentuan sasaran sangat penting untuk menentukan langkah yang akan diambil selanjutnya. Hal tersebut karena saat sasaran sudah ditentukan maka dapat pula ditetapkan arah dan tujuan pemasaran sehingga dapat meminimalisir terjadinya pengeluaran sumber daya yang sia-sia.

3. Penyusunan Strategi

Setelah tau kondisi dan menentukan tujuan serta sasaran maka hal paling utama yang dilakukan adalah membuat strategi pemasaran. Strategi yang dibuat terdiri dari beberapa program kerja yang akan dilakukan. Jenis strategi pemasaran ada beberapa tergantung jangka waktunya, ada strategi jangka pendek, menengah , dan juga jangka panjang. Masing-masing memiliki peran tersendiri dalam mendukung keberhasilan bisnis.

4. Menetapkan Anggaran

Setelah program dibuat selanjutnya adalah menetapkan anggaran yang mungkin digunakan dalam keberlangsungan program. Hal yang perlu diingat adalah anggaran tidak boleh terlalu membengkak karena hal tersebut akan mengurangi keuntungan yang diperoleh. Sebisa mungkin anggaran yang dikeluarkan tidak terbuang sia-sia dan digunakan dengan efisien.

5. Mulai Dilakukan

Setelah semuanya telah direncanakan dengan matang maka yang tersisa hanyalah pelaksanaan. Kerjakanlah hal yang telah direncanakan sebelumnya, namun jangan terlalu kaku. Lakukanlah perubahan sesuai dengan dinamika yang terjadi di lingkungan sasaran dan bersikap dengan fleksibel namun tetap berorientasi pada tujuan semula.
Itulah beberapa informasi yang dapat disampaikan tentang marketing plan adalah di dalam dunia bisnis. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan tentang dunia bisnis dan dapat membantu dalam proses pemasaran sehingga perusahaan semakin dikenal orang serta profit dapat terus mengalami peningkatan.